Can relate banget sama lagunya: Bagaimana lagu mempengaruhi pendengarnya?

Redaktur

4 Jan, 2023

Bumipsikologi.com – kalo lagi denger lagu biasanya ada momen “can relate” sama lagu yang sedang kita denger. Kira-kira kenapa dan bagaimana sih lagu yang kita dengar itu bisa mempengaruhi sisi psikologis seseorang, bahkan mungkin sampai ke kesehatan mental. Yuk simak bagaimana lagu mempengaruhi pendengarnya.

Can relate banget sama lagunya: Bagaimana lagu mempengaruhi pendengarnya? 

Mendengarkan lagu membuat kesehatan mental kita stabil?

“Jangan bandingkan jarak terbangnya tapi bagaimana dan apa yang dilalui.” 

Hayo, mesti di antara kalian pernah mendengar penggalan lirik lagu tersebut. Bagaimana tidak, lagu tersebut sempat naik daun dalam platform sosial media yang sangat digandrungi semua orang, apalagi jika bukan Tiktok. Hal ini karena makna yang terkandung dalam lagu tersebut sangat lah luar biasa sehingga banyak orang tersentuh setelah mendengarkan syair demi syair terlantun.

Di samping itu, akhir-akhir ini, isu kesehatan mental tengah ramai diperbincangkan oleh masyarakat dunia terutama generasi muda. Anak-anak muda saat ini sudah sangat peduli mengenai pentingnya kesehatan mentalnya. Banyak dari mereka menghabiskan waktu luang untuk memperbaiki keadaan mental dengan cara mendengarkan lagu. Oleh karena itu, para musisi berlomba-lomba membuat lagu dengan mengangkat isu yang sedang ramai diperbincangkan dengan tujuan mengajak para pendengarnya menyadari betapa berharga kehidupannya.

Setiap manusia memiliki faktor-faktor dalam hidupnya, salah satunya emosi. Lagu dapat menggambarkan faktor-faktor emosi yang sedang dirasakan. Walaupun, cara penggambaran emosi tidak begitu detail. (Hatten, 2004:232). Oleh sebab itu, setiap manusia memiliki karakteristik lagu yang berbeda-beda. Ada yang senang lagu sedih, lagu ceria maupun lagu galau. hayo, yang suka lagu galau jangan berlarut-larut ya galaunya!

Sebenarnya, apakah lagu karya para musisi tersebut benar-benar dapat memengaruhi sisi psikologis para pendengarnya? Lalu, apa yang diharapkan musisi atas lagu yang ia ciptakan? Serta, apa contoh lagu yang mengangkat isu kesehatan mental?

Yuk, kita bahas lebih lanjut mengenai pertanyaan tersebut.

Apakah lagu benar-benar dapat memengaruhi psikologis?

Seperti yang kita tahu, bahwa kebanyakan lagu diciptakan sebagai sarana hiburan semata. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, kini lagu juga dapat digunakan sebagai sarana pendengar mengungkapkan isi pikiran dan emosi yang sedang dirasakan. Menurut para Ilmuwan dari Universitas Missouri, menemukan adanya kebenaran bahwa mendengarkan alunan musik yang terdapat pada lagu dapat memengaruhi suasana hati para pendengarnya. Hasil penelitian ini, memiliki pendapat yang sama dengan para peneliti dari Universitas McGill bahwa mendengarkan musik akan membuat suasana hati seseorang terpengaruh. Mengapa hal itu dapat terjadi? karena ketika mendengarkan musik, otak akan memproduksi lebih cairan dopamine. Dopamine sendiri merupakan suatu cairan yang dihasilkan oleh otak dan akan meningkat produksinya ketika seseorang merasa senang atau bahagia.

Selain itu, lirik juga dapat menjadi faktor, mengapa lagu dapat memengaruhi psikologis seseorang. Menurut Pranawengtyas (2014) mengatakan jika lirik yang disyairkan melalui lagu merupakan tempat penulis menuangkan ide, gagasan serta perasaan yang dirasakan sebagai bentuk perwakilan diri. Di samping itu, beberapa musisi sering kali menuangkan segala ide gagasannya sesuai dengan fakta yang terjadi. Maka dari itu, terkadang apa yang kita rasakan, sesuai dengan lirik lagu yang kita dengar. Bahkan, terkadang seseorang memilih lagu tidak berdasarkan pada genre atau siapa penyanyinya. Namun, berdasarkan makna dari lirik yang tersirat maupun tersurat dalam lagu itu sendiri. 

Lalu, apa sih harapan musisi atas lagu-lagunya tersebut?

Memang, terkadang kehidupan yang kita jalani terasa begitu berat dan juga melelahkan. Hal tersebutlah yang membuat kita terkadang merasa putus asa dengan kehidupan yang sedang sedang kita jalani. Maka dari itu, para musisi saat ini banyak yang mengangkat isu kesehatan mental dalam karya-karyanya dengan harapan bahwa karyanya dapat menjadi alasan manusia terutama pendengar setianya untuk selalu bertahan dalam menjalani kehidupan yang pelik serta suatu motivasi agar kehidupan selanjutnya jauh lebih baik.

Nah, apa saja sih contoh lagu-lagunya?

Oke, kita akan mengambil contoh lagu yaitu “Pesawat Kertas 365 Hari” karya JKT48. Dalam lagu ini menceritakan tentang kehidupan manusia yang selalu saja mendapatkan masalah dan kesulitan. Selain itu, lagu ini mengajak kita untuk menyadari bahwa hidup tergambar seperti pesawat kertas yang terbang bebas mengikuti arah hembusan angin. Ini sama halnya dengan kehidupan, kita adalah pengendara dari perjalanan kita sendiri. Di setiap perjalanan yang sudah kita lalui, pasti terdapat sebuah rintangan, baik rintangan kecil maupun besar. Tidak peduli selambat apa kemajuan yang kita lakukan. Namun, coba lihatlah segala rintangan yang telah kita lalui hingga kita bisa berada pada titik sekarang.

Selanjutnya, penulis akan mengambil contoh lagu berjudul “Senyumlah” karya Andmesh Kamaleng. Setiap lirik dalam lagu ini, memiliki makna tersendiri, seperti pada lirik “senyumlah syukuri hidupmu, tunjukan pada dunia bahwa kau mampu”. Dalam penggalan lirik tersebut, dapat mengartikan bahwa segala sesuatu yang telah terjadi, kita sebagai manusia harus selalu bersyukur dan yakin pada diri sendiri bahwa kita mampu melewati segala rintangan yang ada. Dengan makna keseluruhan, dapat diartikan bahwa tidak ada satu pun dari manusia yang tak luput dari masalah. Memaknai permasalahan sebagai cara Tuhan menguji kesabaran dan ketangguhan hamba-Nya. Menyikapi segala permasalahan dengan selalu bersyukur dan tunjukan bahwa masalah hanyalah sebuah angin yang akan berlalu.

Oleh karena itu, lagu terkadang menjadi tempat penyembuhan diri terbaik di kala keadaan tengah runyam serta tempat mengekspresikan diri di saat mulut tidak lagi mampu mengatakan keadaan yang sebenarnya. Namun, jika memang lagu sudah tidak lagi mampu mengungkapkan apa yang kalian rasakan, ada baiknya kalian segera berkonsultasi terhadap psikolog atau psikiater terdekat agar mereka dapat membantu permasalahan yang tengah kalian hadapi.

Daftar Pustaka

  • Achsani, F. (2019). REPRESENTASI KEHIDUPAN ANAK DALAM WACANA LIRIK LAGU BERTEMA BROKEN HOME. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(2), 50. https://doi.org/10.29300/disastra.v1i2.1860
  • Amelia, C., & Aryaneta, Y. (n.d.). PENGARUH MUSIK TERHADAP EMOSI. 6.
  • Najla, A. N. (2020). DAMPAK MENDENGARKAN MUSIK TERHADAP KONDISI PSIKOLOGIS REMAJA [Preprint]. PsyArXiv.https://doi.org/10.31234/osf.io/fwujn
  • Riswandari, N., & Purnomo, D. (n.d.). MAKNA SIMBOLIS LIRIK LAGU DALAM ALBUM MANUSIA ½ DEWA. 18.

Penutup

Gimana? Pahamkan sekarang kenapa ada orang yang kalo denger lagu tuh dapet momen kok lagunya can relate ya. Terus galo wkwk

Penulis: Lisda Andini

Keterangan: Artikel ini merupakan kiriman dari redaktur bebas. Bagi kamu yang memiliki artikel untuk dibagikan kepada para pembaca melalui kanal kami, kamu bisa kirim ke lama ini ya, Masukan dan Submit Artikel atau ke email kami di bumipsikologi@gmail.com

Kanal kiriman artikel dari pembaca dan seluruh manusia tercinta.