mengubah insecure jadi bersyukur, insecure jadi bersyukur, cara mengatasi insecure

Pendahuluan

Kali ini Bumi Psikologi akan memuat artikel mengenai mengubah insecure jadi bersyukur. So, buat anda yang selama ini suka banget temenan sama si insecure bisa banget baca ini. Daripada fokus pada insecure mending kamu fokus ke hal-hal baik yang kamu dapatkan hari itu. Tujuannya buat bisa bersyukur dong. Jadi mendingan mengubah insecure jadi bersyukur daripada mengubah kenyataan yang tidak bisa diubah.

Yuk baca saja langsung artikel dengan judul lengkapnya Kamu insecure? Coba deh sini baca, pasti kamu nanti jadi bersyukur! – mengubah insecure jadi bersyukur sampai tuntas!

Kamu Insecure? Coba deh sini baca, pasti kamu nanti jadi bersyukur! – Mengubah insecure jadi bersyukur

Halo sobat, kalian pernah denger kata insecure? Hmm pantes, gak heran sih kalo belakangan ini kata itu sering banget muncul di timeline, lebih gila lagi sih temen- temen gue banyak banget tuh yang bikin snap terus captionnya “Ih gila sih gua insecure banget”.

Sebelumnya temen-temen tau gak sih insecure itu apa? Apa bener kalo orang yang tampil didepan banyak orang terus salah kostum bajunya kebalik, atau ngeliat rambut gue basah, lepek, ga kaya mereka tuh rambutnya pada berdiri, apa itu disebut sebagai insecure? Nah yuk langsung aja kita kupas dibawah ini!

Baca juga: Siang Anxiety, Kalau Malam Overthinking – Dampak Bermedia Sosial Secara Psikis

Insecure itu bisa kita artikan sebagai sebuah perasaan tidak aman, bisa juga diartikan sebagai rasa takut akan sesuatu yang disebabkan oleh rasa tidak puas dan tidak yakin akan kapasitas dirinya. Ketidakamanan atau insecure ini bisa terjadi saat kita merasa malu, khawatir, bersalah, kekurangan atau bahkan tidak mampu seperti mereka. Biasanya ketika seseorang merasa tidak aman maka seseorang tersebut cenderung hidup pada ketakutan. Lalu semakin merasa tidak percaya diri deh. Nah, akibatnya seseorang bisa menjadi takut untuk berinteraksi dengan orang lain. Padahal sih interaksi itu sangat penting loh bagi kehidupan kita sehari-hari.

Yang menjadi alasan mengapa seseorang merasa tidak aman yaitu ketika mereka menilai diri mereka terlalu rendah dari orang lain, misal karena warna kulit, tinggi badan, bentuk wajah, financial orang lain itu lebih dari kita.

Terus gimana sih cara ngatasinnya?

Pada dasarnya insecure merupakan suatu hal yang wajar, namu tentu ini akan menjadi masalah yang sangat besar jika kita merasakannya secara terus-menerus. Ehh tapi namanya juga manusia pasti punya masalah dong, ibaratkan sih begini, ketika lo mau naik kelas, pasti banget tuh ujiannya susah nauzubilah, tapi lo rela kan susah-susah dulu kalo setelahnya ada kebahagiaan, kalo setelah susah-susah itu lo bakal naik kelas ke yang lebih tinggi.

Terus ketika lo ulang tahun,  pacar lo dateng buat ngerjain lo, tapi lo tetep seneng kan di kerjain kaya gitu? karna apa, karna lo tau pasti setelah itu ada kejutan-kejutan yang bakal dikasih buat lo. Nah begitu pula hidup, ketika kita lagi dilanda masalah sampe bertubi-tubi, yakin deh pasti setelahnya bakal ada kebahagiaan buat lo. Menyalahkan keadaan itu bukan cara yang tepat buat menyelesaikan masalah. Coba deh ambil hikmah dari permasalahan tersebut, masalah itu cuma sementara kok dan gak akan berlarut-larut.

“Sesungguhnya bersama kesulitan ada kebahagiaan”

QS. Asy-syarh : 6

Jadi masalah-masalah insecure yang lo alamin sekarang, udah deh jalanin aja kaya air mengalir. karena boleh jadi apa yang lo miliki sekarang itu yang orang lain dambakan!  karna lo gabisa jadi kaya dia, dan dia pun gabisa jadi kaya lo. Hidup itu sesuai aja dengan porsi yang kita miliki, kalo Allah kasih segitu ya disyukuri, kalaupun ada lebihnya ya itu nikmat buat kita. Yakin deh kalo kita mandang semua yang kita miliki itu sebuah pemberian dari Allah yang sempurna, pasti kita bakal ngerasa bersyukur banget ih gue bisa kaya gini, bersyukur banget ih gue bisa punya ini.

The last, ada 2 pepatah bilang, sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, lebih baik sesuai dengan porsinya, toh Allah juga tidak suka dengan orang-orang yang berlebihan. Kedua, jangan menjadi akuntan yang handal ketika menghitung ujian dari Allah, tapi jadilah amnesia untuk mengingat nikmat besar yang sudah Allah berikan untuk kehidupan kita. Heheh take care sob!

Penulis Raafi Mabda Djikra (Instagram: rapiuun)

Penutup

mengubah insecure jadi bersyukur, insecure jadi bersyukur, cara mengatasi insecure
Bumi Psikologi – Bersyukur. Source Pixabay

Oke untuk artikel mengubah insecure jad bersyukur sampai di sini saja. Jangan overthinking atau insecure mulu yok, karena hidup ini luas dan bisa banget disyukuri. Jangan lupa untuk membagikan artikel ini kepada orang lain ya, supaya mereka juga bisa mendapatka napa yang kamu dapatkan dari ini. Terima kasih.

Bagi kamu yang memiliki kritik atau saran yang bersifat membangun blog ini dan mungkin juga ingin mengirimkan artikel atau karyanya untuk dipublikasikan di blog ini, kamu bisa mengirimkannya ke alamat e-mail berikut ini: admin@bumipsikologi.com

Kata kunci: mengubah insecure jadi bersyukur, insecure jadi bersyukur, cara mengatasi insecure

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

%d blogger menyukai ini: